banner 1024x768 banner 1024x768

Bupati Kutai Timur Resmi Buka National Sport Climbing Competition (NSCC) Bupati Cup III

Ajang kompetisi panjat tebing bergengsi, National Sport Climbing Competition (NSCC) Bupati Cup III Kutai Timur, dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Acara tersebut digelar di venue panjat tebing Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, pada Sabtu (25/11/2023).

Dalam sambutannya, Ardiansyah menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta NSCC Piala Bupati III 2023 serta menekankan pentingnya fair play dalam kompetisi ini.

“Saya yakin untuk panjat tebing tidak ada yang mampu untuk melakukan kecurangan, karena semua tergantung dari yang mendampingi, tidak ada pengukut, musuh yang lain tidak ada ya,” ujar Bupati.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada FPTI Kutai Timur dan FPTI Kaltim atas raihan 8 medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Panjat Tebing di Berau. Ia juga berkomitmen untuk menjadikan Kutai Timur sebagai tuan rumah untuk ajang kompetisi panjat tebing tingkat nasional pada tahun 2024.

“Untuk itu kita akan membenahi venue cabor climbing ini dengan memasang atap pada wall climb agar atlet, juri dan penonton bisa nyaman dalam berlomba apalagi saat hujan turun. Mungkin nanti kita akan kasi atap, untuk lebih menyempurnakan,” imbuhnya

Bupati juga berharap bahwa ajang ini memberikan manfaat bagi semua kalangan usia dan menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar dan meningkatkan kemampuan mereka dalam panjat tebing. Dia juga mengungkapkan keinginannya agar perlombaan ini menjadi sarana coaching clinic gratis bagi peserta dengan mengatakan, “Dengan harapan semua umur mampu mengambil manfaat serta mengambil apa yang terbaik apa yang mereka liat, paling tidak ini menjadi Coaching Clinic gratis.”

Sementara itu, Ketua Panitia NSCC Bupati Cup III Kutai Timur, Fahrisal Hakim, menyatakan bahwa kompetisi ini menjadi salah satu momen peringatan Hari Jadi Kabupaten Kutai Timur ke-24 tahun 2023. Perlombaan ini berlangsung mulai tanggal 24 hingga 29 November 2023, melibatkan 171 peserta dari 14 provinsi di seluruh Indonesia.

Fahrisal juga menjelaskan bahwa kompetisi ini mempertandingkan tiga nomor lomba, meliputi satu sekutim non-juara tingkat SD dan SMP putra dan putri, dua se-Kalimantan youth C dan D, dan tiga se-Indonesia.

Dia juga menambahkan informasi tentang tim teknis yang terlibat dalam perlombaan ini.

“Tim teknis diambil dari pemanjat tingkat Asia terdiri dari 2 orang kepala jalur beserta presiden juri tingkat nasional, serta pengawas merupakan utusan langsung FPTI pusat,” tambahnya.

Fahrisal juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang terlibat dalam kesuksesan acara ini.

“Terima kasih untuk seluruh sponsor yang terlibat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *