Harianutama.com Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026. Koordinasi dilakukan dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, kesehatan hingga protokol guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib, aman dan khidmat.
Persiapan tersebut dibahas melalui rapat teknis yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Kesbangpol Kutai Timur, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Senin (28/9/2026).
Rapat dihadiri Kabid Ideologi Kesbangpol Kutim Hafiah, Pasipers Kodim 0909/KTM Kapten Cba. Lilik Hartoyo, personel Kodim 0909/KTM Peltu Rahman, Protokol Pemkab Kutim Ade Arman, perwakilan Dinas Kesehatan Latifah serta sejumlah undangan lainnya.
Kabid Ideologi Kesbangpol Kutim Hafiah mengatakan, pelaksanaan upacara tahun ini mengacu pada petunjuk teknis dan pedoman yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Adapun tema yang diusung yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
“Pelaksanaan upacara di daerah dilaksanakan secara luring sesuai petunjuk pemerintah pusat. Persiapan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk kesiapan personel, petugas upacara, perlengkapan dan seluruh unsur pendukung,” ujarnya.
Upacara peringatan dijadwalkan berlangsung Kamis (1/10/2026) mulai pukul 08.00 WITA di Lapangan Kantor Pemda Kutai Timur.
Sebelum pelaksanaan, gladi bersih dijadwalkan pada Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh petugas memahami posisi, tugas serta rangkaian upacara.
Peserta upacara akan melibatkan sejumlah unsur, mulai dari TNI, Polri, jajaran pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD), hingga mahasiswa serta pelajar.
Selain kesiapan petugas, rapat juga membahas pembagian tugas pada masing-masing seksi. Bagian perlengkapan dan protokol dipastikan bertanggung jawab terhadap kesiapan lokasi, mimbar atau podium hingga perangkat pengeras suara.
Sementara itu, aspek keamanan dan lalu lintas turut menjadi perhatian. Personel akan disiapkan untuk menjaga ketertiban sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi upacara.
Dari sisi kesehatan, tenaga medis beserta ambulans juga disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat peserta yang membutuhkan penanganan selama kegiatan.
Protokol Pemkab Kutim turut memaparkan teknis pengibaran Bendera Merah Putih serta susunan acara. Rangkaian upacara meliputi penghormatan umum, laporan Komandan Upacara, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, pembacaan naskah Ikrar, doa, Andhika Bhayangkari, laporan akhir hingga penghormatan dan penutupan.
Pasipers Kodim 0909/KTM Kapten Cba. Lilik Hartoyo menekankan pentingnya memastikan seluruh unsur pendukung sebelum hari pelaksanaan. Kesiapan personel, pejabat upacara, alur kegiatan hingga administrasi harus dipastikan sejak awal.
“Kesiapan personel, pejabat upacara, alur pelaksanaan serta administrasi pendukung harus dipastikan agar kegiatan dapat berjalan tertib, aman dan khidmat,” demikian penyampaiannya dalam rapat.
Koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap berbagai kendala yang berpotensi muncul, baik terkait kesiapan petugas, perlengkapan, pengeras suara maupun kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.(Adv/Hu2)












