Stadion Kudungga Dibuka untuk Publik, Dispora Kutim Arahkan Aktivitas Olahraga Lebih Teratur

Harianutama.com, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) membuka kawasan Stadion Utama Kudungga sebagai ruang aktivitas olahraga masyarakat. Selain menjadi lokasi berbagai pertandingan, kawasan tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga secara gratis dengan waktu penggunaan yang telah ditentukan.

Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan mengatakan masyarakat dapat menggunakan kawasan tersebut setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 Wita. Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan ruang olahraga yang nyaman dan aman bagi masyarakat.

Menurut Basuki, Stadion Kudungga tidak hanya diperuntukkan bagi atlet atau pertandingan resmi. Masyarakat umum, komunitas, organisasi kepemudaan hingga organisasi kemasyarakatan dapat memanfaatkan kawasan tersebut untuk kegiatan yang sesuai.

Ia mengatakan fasilitas olahraga yang telah tersedia harus memberikan manfaat seluas-luasnya. Karena itu, pemerintah tidak menerapkan pungutan bagi masyarakat yang menggunakan kawasan tersebut untuk berolahraga.

“Kami buka setiap saat dan tidak dipungut biaya. Silakan dimanfaatkan dengan baik, yang penting dijaga kebersihan dan fasilitasnya,” kata Basuki.

Pembukaan kawasan tersebut juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengarahkan aktivitas olahraga masyarakat agar berlangsung di tempat yang lebih tertata. Salah satunya berkaitan dengan aktivitas balap yang sebelumnya dilakukan di sejumlah ruas jalan.

Basuki menyebut aktivitas balap liar kini diarahkan ke kawasan yang lebih terkontrol. Pemerintah berupaya menyediakan ruang agar minat anak muda terhadap olahraga otomotif dapat disalurkan melalui kegiatan yang lebih aman dan terorganisasi.

Selain aktivitas olahraga rutin, kawasan Kudungga juga menjadi lokasi sejumlah agenda masyarakat. Dalam waktu dekat, kawasan tersebut dijadwalkan digunakan untuk kegiatan slalom test.

Ke depan, pengembangan kawasan olahraga juga masih terbuka. Basuki menyebut pemerintah tengah menyelesaikan pembangunan kolam renang dan mempertimbangkan penambahan fasilitas olahraga lain seperti mini soccer.

Ia berharap kawasan Kudungga dapat berkembang menjadi pusat kegiatan masyarakat yang aman, nyaman dan produktif. Menurutnya, keberadaan ruang publik yang representatif akan membantu masyarakat menyalurkan aktivitas olahraga sekaligus mendukung pembinaan atlet dari tingkat usia dini. (ADV) (9)