Stan Disdikbud Kutim Hadirkan Hiburan Edukatif, Anak-anak Antusias Bernyanyi dan Menari

Suasana di stan Disdikbud Kutim pada Expo 2026

Harianutama.com,  SANGATTA – Suasana ceria mewarnai stan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Expo 2026 di kawasan Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta. Anak-anak tampak antusias mengikuti beragam aktivitas, mulai dari bernyanyi, menari, hingga permainan interaktif yang menghadirkan pengalaman menyenangkan bagi mereka bersama keluarga, Jumat (16/10/2026)

Berbagai kegiatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Expo Kutim. Tidak hanya anak-anak yang terlibat, sejumlah orang tua juga turut berpartisipasi, bernyanyi bersama, dan mendampingi anak-anak mereka mengikuti setiap aktivitas. Suasana penuh keakraban pun tercipta di tengah ramainya kunjungan ke stan pameran tersebut.

Untuk menambah semangat peserta, Disdikbud Kutim turut menyediakan bingkisan bagi anak-anak yang berpartisipasi. Apresiasi ini disambut gembira dan semakin mendorong keberanian anak-anak untuk terlibat dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan.

Selain hiburan bernyanyi dan menari, pengunjung juga dapat mencoba permainan spin wheel atau roda putar berhadiah. Permainan ini menarik perhatian karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk merasakan keseruan bermain sekaligus memperoleh hadiah.

Kehadiran berbagai aktivitas tersebut menunjukkan bahwa stan Disdikbud Kutim tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan program pendidikan dan kebudayaan kepada masyarakat, tetapi juga ruang interaksi yang ramah anak dan keluarga. Melalui pendekatan yang menyenangkan, pengunjung dapat mengenal lebih dekat peran pendidikan dan kebudayaan dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Sejalan dengan upaya tersebut, instansi yang di pimpin oleh Mulyono ini terus bergerak bersama dalam mewujudkan generasi Kutai Timur yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya. Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan terhadap pendidikan yang berkualitas, penanaman nilai-nilai positif sejak dini, serta pelestarian budaya daerah agar tetap tumbuh dan dikenal oleh generasi penerus.

Melalui partisipasi dalam Expo Kutim, Disdikbud berharap kehadirannya dapat semakin mendekatkan dunia pendidikan dan kebudayaan kepada masyarakat. Keterlibatan anak-anak dan keluarga dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang mendukung kreativitas, kebersamaan, serta pembentukan karakter generasi muda di Kutai Timur. (ADV) (9)