Harianutama.com Sangatta – Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur terus melakukan langkah antisipasi untuk menjaga kestabilan produksi air bersih di tengah kondisi kemarau dan fenomena El Nino. Salah satunya dengan memastikan pompa intake baru di kawasan IPA Kabo, Kecamatan Sangatta Utara, dapat beroperasi secara optimal.
Direktur Utama Perumdam Tirta Tuah Benua Kutim, Suparjan, turun langsung mengecek kondisi instalasi pompa tersebut pada Senin (5/10/2026) pagi. Peninjauan dilakukan bersama Manajer Produksi Fahrul, setelah pompa ponton mulai digunakan sejak Jumat (2/10/2026).
Pengecekan tidak hanya difokuskan pada kondisi mesin pompa. Suparjan juga melihat kondisi ponton, jembatan penghubung, pipa hingga sejumlah komponen pendukung lainnya. Dari hasil pemeriksaan, terdapat beberapa bagian yang dinilai masih perlu disesuaikan agar sistem bekerja lebih maksimal sekaligus aman dalam jangka panjang.
Sejumlah instruksi kemudian diberikan kepada tim teknis. Pipa suction diminta dipotong sepanjang 35 sentimeter, sementara pondasi pompa ditambah hingga mencapai 45 sentimeter. Pipa suction juga perlu diberi penyangga untuk memperkuat posisi dan menjaga kestabilannya.
Selain itu, posisi pompa akan digeser mundur sekitar 35 sentimeter. Bagian header juga diminta dilakukan setting ulang dengan penambahan sekitar 35 sentimeter. Sementara kabel pompa akan dipindahkan menyesuaikan posisi instalasi yang telah diperbaiki.
Arahan tersebut disampaikan Suparjan kepada Manajer Produksi Fahrul dan Asisten Manajer Perawatan Teknik Daniel Linggi agar segera ditindaklanjuti di lapangan.
Menurutnya, penyempurnaan tersebut diperlukan untuk memastikan pompa baru dapat bekerja secara efektif dalam membantu memenuhi kebutuhan air baku. Terlebih, kondisi kemarau membuat ketersediaan air menjadi salah satu tantangan dalam menjaga kontinuitas produksi air bersih.
Pengoperasian pompa ponton ini menjadi bagian dari upaya Perumdam Kutim memperkuat sistem pengambilan air baku. Dengan dukungan instalasi yang lebih optimal, perusahaan diharapkan dapat mempertahankan pelayanan kepada masyarakat meski kondisi sumber air mengalami penurunan.
Peninjauan langsung juga dilakukan untuk memastikan setiap komponen telah berada pada posisi yang tepat sebelum digunakan secara maksimal dalam operasional Perumdam Tirta Tuah Benua Kutim.












