banner 1024x768

Begini Penjelasan Dirut Perumda Air Minum Batiwakkal Terkait Keluhan Air Bersih Pada Musrenbang Kecamatan Sambaliung

SAMBALIUNG, HARIAN UTAMA- Dalam Musrenbang yang dilaksanakan di Kecamatan Sambaliung beberapa waktu lalu, kelurahan dan kampung kembali mengeluhkan terkait air bersih. Diantaranya kampung Rantau Panjang dan Kampung Pegat Bukur. Menanggapi hal itu, Direktur Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman mengungkapkan, bahwa memang benar untuk di kelurahan Sambaliung mengusulkan dua lokasi untuk ketersediaan air bersih dan telah dicatat oleh pihaknya. Dan di sungai buntu sudah masuk dalam perencanaan DPUPR karena sudah masuk pada usulan pada 2022 lalu. “Mungkin karena keterbatasan anggaran kalah prioritas dengan yang lain. Tapi, semoga saja bisa masuk dianggaran tahun depan,” ujar Saipul Rahman. Kamis (16/03/2023). Untuk Kampung Pegat Bukur dikatakannya, sudah pernah dibahas dengan DPUPR. Seperti yang disampaikan Pj Sekda Berau, nantinya bisa melayani Kampung Inaran dan Bena Baru. Dana tambahannya Tumbit Dayak. Seperti konsep kepala daerah sebelumnya, yakni klaster. Dan itu telah dibuktikan dengan Kampung Gurimbang. Yang mana bisa melayani beberapa kampung. Menurutnya itu jauh lebih efektif. Sementara itu, untuk Kampung Long Lanuk sudah bekerja sama dengan salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di sana. masih bisa di optimalisasikan dengan kerjasama antara Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dengan Perumda. “Jadi kami melakukan pendampingan kepada BUMK, diperkuat dari sisi SDM, dan tata kelolanya. Karena modal organisasi ada dua yakni good leader dan good system,” tutup Saipul Rahman. (*/Rizal/adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *