Harianutama.com Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Perhubungan terus mendorong realisasi bantuan angkutan perintis dari Kementerian Perhubungan. Usulan tersebut kini memasuki tahap finalisasi setelah sejumlah persyaratan yang diminta pemerintah pusat dipenuhi.
Kepala dinas perhubungan melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur, Abdul Muis, mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan pembahasan bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan di Balikpapan.
Menurutnya, proses tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan angkutan perintis yang telah disampaikan Pemkab Kutim sebelumnya.
“Sudah beberapa kali kita rapat di Balikpapan, dalam hal ini dengan BPTD perwakilan Kementerian Perhubungan. Sesuai dengan usulan kita tahun kemarin, progresnya mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada titik terang,” ujar Abdul Muis saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2026).
Ia menjelaskan, Dishub Kutim sebelumnya telah melakukan survei di sejumlah wilayah yang dinilai membutuhkan layanan angkutan perintis. Beberapa wilayah yang menjadi bagian dari survei tersebut di antaranya Sangkulirang, Kongbeng, Muara Bengkal hingga Samarinda.
Dalam pembahasan terakhir di Balikpapan, BPTD meminta adanya surat dari Bupati Kutai Timur terkait trayek yang diusulkan.
“Alhamdulillah Pak Bupati sudah tanda tangan kemarin dan sudah kita penuhi ke BPTD dalam hal ini Kementerian Perhubungan,” katanya.
Abdul Muis menambahkan, pada pekan ini Dishub Kutim kembali mendapat undangan untuk mengikuti pembahasan di Balikpapan. Pertemuan tersebut dijadwalkan untuk melakukan finalisasi usulan bantuan angkutan perintis dari dibutuhkan masyarakat, khususnya warga di sejumlah kecamatan yang membutuhkan akses Kutai Timur.
Ia berharap usulan tersebut dapat segera direalisasikan mengingat keberadaan angkutan perintis dinilai dibutuhkan masyarakat, khususnya warga di sejumlah kecamatan yang membutuhkan akses transportasi.
“Mudah-mudahan nanti kita mendapatkan angkutan perintis karena ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk kecamatan,” pungkasnya.(Adv/Hu2)












