DPRD Kutim dan KNPI Gelar Sosialisasi untuk Perkuat Pemuda Anti Narkoba

Sangatta – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kutai Timur kembali digencarkan melalui sebuah seminar edukatif yang menyasar kaum muda sebagai kelompok paling rentan sekaligus yang memiliki peran penting dalam melawan narkotika. Kegiatan bertajuk Generasi Emas Tanpa Narkoba Wujudkan Pemuda Hebat dan Bermartabat ini berlangsung di Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, pada Kamis 13 November 2025.

Acara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, serta dihadiri unsur Forkopimda dan perwakilan lembaga terkait seperti Kodim 0909/KTM, Lanal Sangatta, Kejaksaan Negeri Kutim, Badan Narkotika Nasional, DPD KNPI Kutim, serta perwakilan dari pihak perusahaan. Sekitar 200 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan undangan hadir mengikuti jalannya kegiatan.

Sekretaris DPD KNPI Kutai Timur, Samsul Arif, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan pemuda.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen KNPI Kutai Timur dalam mendukung upaya pemerintah untuk memberantas penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa narkoba tidak hanya berdampak pada fisik dan mental tetapi turut mengancam masa depan generasi penerus.

“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini agar para pemuda Kutai Timur menjadi generasi yang tangguh, sehat, produktif, dan bermartabat,” tambahnya.

Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, menyampaikan bahwa narkoba telah menjadi ancaman yang mengganggu kehidupan sosial masyarakat.

“Permasalahan narkoba bukan hanya persoalan individu, tetapi sudah menjadi ancaman serius bagi kehidupan sosial, generasi bangsa, dan masa depan negara,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

“Upaya seperti ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kutai Timur bersinar bersih dari narkoba,” ujarnya.

Jimmi juga berharap para pemuda yang hadir dapat mengambil pelajaran dari materi yang disampaikan dan menjadi pelopor dalam tindakan pencegahan.

“Saya berharap para peserta dapat memahami bahaya narkoba dari berbagai aspek sehingga tumbuh kesadaran untuk menjauhi dan memerangi penyalahgunaannya,” ucapnya.(Adv/hu02)