banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768

Sakirman Dorong Dishub Prioritaskan Pemasangan PJU di Daerah Rawan Kecelakaan dan Tindak Kriminalitas, begini Penjelasannya!!!

TANJUNG REDEB, HARIAN UTAMA- Penerangan Jalan (PJU) di wilayah perkotaan Bumi Batiwakkal disebutkan masih tak memadai. Kondisi ini banyak dikeluhkan warga dan Pengguna jalan. Pasalnya masih ada beberapa titik jalan yang tidak ada PJUnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III , Sakirman Amd mengatakan, terkait dengan penerangan jalan pihaknya di komisi III akan menindaklanjuti kembali keluhan warga tersebut.

“Terus terang kami sudah melakukan RDP Beberapa kali juga terkait dengan PJU-PJU yang ada dan ada rencana beberapa bantuan-bantuan yang sampai saat ini juga belum terealisasi. yang informasinya sendiri kita dapatkan dari kementrian dan sebagainya,” ungkap Sakirman.

Pihaknya tetap berupaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya soal Keamanan, kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan.

“Bahwa ketika sepanjang jalan itu gelap dan sebagainya itu yang butuh perhatian dari kita, selain rawan kriminalisasi, rawan kecelakaan dan lain-lain,” Kata Politisi Partai PKS tersebut, Selasa (16/05/2023).

Kendati demikian, beberapa keluhan masyarakat dan pengguna jalan Terkait PJU ini nantinya akan dimasukkan kedalam dalam pembahasan di 2024.

“Mudah-mudahan itu bisa kita masukkan usulan Terkait dengan PJU walaupun memang tahun ini ada PJU kurang lebih sekitar 3 sampai 4 miliar. Meskipun itu lebih memang memprioritaskan ke daerah-daerah pariwisata.

“Harapan kita mudah-mudahan untuk saat ini untuk jalur-jalur kota ada pemasangan PJU di titik-titik rawan. Nanti akan coba kita bahas kembali dengan Dinas Perhubungan kira-kira titik-titik urgent yang daerah perkotaan yang mesti wajib kita adakan di tahun 2024,” terang Sakirman.

Polisi Partai PKS itu berharap usulan PJU di wilayah Perkotaan ini bisa terealisasi.
“Sebelum pembahasan di DPRD, nanti kita akan coba ajak lagi pembahasan di banggar. Jadi kita ajak dulu RDP dengan dinas perhubungan untuk melihat data data yang mereka miliki Terkait dengan daerah-daerah yang disampaikan masyarakat sebagai daerah yang termasuk kedalam daerah yang rawan kecelakaan, rawan kriminalisasi dan sebagainya,” ujar Sakirman.

“Agar fasilitas untuk kenyamanan masyarakat kita itu bisa dirasakan untuk tahun-tahun ke depan, sehingga kekhawatiran akan tindak kriminalitas, kecelakaan di daerah yang belum memiliki PJU bisa segera teratasi,” sambungnya. (*/Rizal/adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *