Loa Kulu, 18 Mei 2025 — Udara segar dan suasana alam yang asri menjadi latar kegiatan Camping Ceria yang diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu, 17–18 Mei 2025, bertempat di Kebun Edukasi, Kecamatan Loa Kulu.
Kegiatan acara ini mengusung tema “Menjalin Silaturahmi Antar ORMAWA dan Mahasiswa UMKT” sebagai upaya mempererat hubungan antarorganisasi kemahasiswaan dan menciptakan ruang kolaborasi yang positif di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT).
Kegiatan yang digagas oleh Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) UMKT ini melibatkan sejumlah Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) dari berbagai jurusan dan fakultas di kampus tersebut.
Dengan konsep berkemah dan interaksi alam, kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, solidaritas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam sambutannya, pembina MAPALA UMKT menyampaikan bahwa Camping Ceria merupakan bentuk aktualisasi semangat kebersamaan dan pendidikan karakter.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya aktif di kelas, tapi juga membangun jejaring yang kuat antarorganisasi, belajar dari alam, dan mengenali potensi kepemimpinan dalam diri masing-masing,” ujarnya.
Beragam kegiatan dilakukan selama dua hari berlangsungnya acara, mulai dari diskusi ringan lintas organisasi, outbound, pelatihan dasar survival, hingga sesi api unggun yang sarat nilai kebersamaan.
Momen kebersamaan yang tercipta di alam terbuka ini menjadi ruang refleksi sekaligus perencanaan kolaboratif antar-ORMAWA untuk kegiatan ke depan.
Gunawan, pemilik Kebun Edukasi Loa Kulu yang juga menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut, menyambut baik kehadiran mahasiswa.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Mahasiswa butuh ruang belajar yang tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga langsung bersentuhan dengan alam dan masyarakat sekitar. Kebun edukasi ini terbuka untuk semua kegiatan positif seperti ini,” ucap Gunawan.
Sementara itu, pendiri MAPALA UMKT turut hadir dan memberikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta. Ia menegaskan pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap alam.
“MAPALA bukan hanya tentang naik gunung atau menjelajah hutan. Ini adalah tentang nilai. Nilai keberanian, kepedulian, dan solidaritas. Harapan saya, adik-adik MAPALA dan ORMAWA lainnya terus menjaga semangat ini, menjadikan alam sebagai guru, dan menjadikan organisasi sebagai wadah tumbuh yang sehat,” kata sang pendiri yang disambut tepuk tangan antusias peserta.
Kegiatan ditutup dengan meriah dan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antar-ORMAWA serta menjaga lingkungan kampus dan sekitarnya melalui program-program berkelanjutan.(*)