banner 1024x768 banner 1024x768

Begini Tanggapan H.Darlena Anggota DPRD Berau Dapil III wilayah Pesisir Terkait penutupan jembatan sambaliung

Anggota DPRD Fraksi Nasdem Hj Darlena

TANJUNG REDEB, HARIAN UTAMA- Anggota DPRD Berau Daerah Pemilihan (Dapil) 3, H. Darlena angkat bicara terkait penutupan jembatan sambaliung. Pasalnya ia bersama warga pesisir lainnya terdampak dengan penutupan jembatan sambaliung.


“Pertama-tama melihat langsung dan melihat cerita-cerita lewat media itu sangat miris sekali. Bahwa dengan keadaan kemarin baru ditutup sebentar saja sudah mengakibatkan macet yang luar biasa,” bebernya. Minggu (05/06/2023).


Menurutnya, penutupan jembatan ini belum maksimal perlu difikirkan lagi. Pasalnya ini tidak bisa untuk jangka panjangnya mengingat jembatan ini merupakan kehidupan.


“Karena dengan ditutup beberapa jam saja sudah beribu ribu orang yang numpuk. Jangan sampai nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Itu baru satu hari bagaimana lagi kalau sampai berbulan bulan,” ucap Politisi Partai Nasdem tersebut.


Diungkapkannya, terkait dengan naiknya harga barang yang diakibatkan dampak dari penutupan jembatan sambaliung ini memang perlu peran ekskutif dan legislatif yang ikut andil sebagai pengontrol.


“Tapi ranahnya jembatan ini kan PUPR dengan komisi III, saya cuma menanggapi saja. Harusnya kita itu memikirkan dulu, saya kira simulasi yang dilakukan oleh Pemda dan legislatif beberapa bulan yang lalu saya kira sudah efektif. Pas diterapkan itu ternyata di lapangan tidak seperti itu, sangat riskan dan sangat berbahaya kalau untuk jangka panjang,” imbuhnya.


Lebih lanjut ia menambahkan, karena ini awal bulan pihaknya juga di DPRD akan mengadakan Banmus terkait penutupan jembatan sambaliung.
“Mungkin di jadwal di minggu pertama pasti kita masukkan jadwalnya untuk hearing bersama kepala daerah dan OPD terkait,” tutupnya. (*/Rizal/adv).

Respon (1)

  1. Kalau menurut pribadi pihak perusahaan harus turun tangan untuk membuatkan jembatan penyeberangan darurat minimal pakai ponton disambung dua atau tiga kalau jembatan sambaliung masih bisa difungsikan beberapa bulan ke depan yang penting mobil yang lewat muatannya dibatasi tadinya 10 tahun menjadi 3 ton atau 5 ton paling maksimal Saya rasa bisa berjalan lancar yang penting pembuatan jembatan darurat itu dikerjakan dengan cepat yaitu menggunakan ponton terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *