banner 1024x768 banner 1024x768

Rakor Dan Pendampingan KRPPA, Wakil Bupati Berau H. Gamalis Siap Menjadi Ramah Perempuan dan Peduli Anak.

TANJUNG REDEB, Harian Utama-Wakil Bupati Kabupaten H. Gamalis secara resmi membuka rapat koordinasi dan pendampingan 10 indikator KRPPA, Ruang Sangalaki. Kamis(27/07/2023).

Dalam sambutanya, Wakil Bupati menyampaikan ucapan terima kasih, apresasi dan penghargaan yang sangat tinggi terhadap jajaran kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Kesetaraan Gender dan dinas KP3A yang telah memberikan perhatian khusus terhadap Kabupaten Berau dalam upaya mewujudkan kampung ramah perempuannya dan peduli anak.

“Kampung labanan makmur, labanan jaya, dan malang yang menjadi percontohan KRPPA bersama dengan Kabupaten Paser,” Ungkapnya.

Tentu kegiatan Rapat koordinasi dan pendampingan ini dapat memperkuat komitmen dan kepedulian bersama terhadap pentingnya kesejahteraan hidup perempuan dan anak.

Mengingat 2 kelompok tersebut merupakan kelompok rentan, yang sejatinya memiliki peranan dalam mensukseskan pembangunan. Untuk itu Gamalis meminta segenap aparatur kampung, organisasi perempuan,lembaga masyarakat kampung , lembaga adat kampung, relawan sahabat perempuan dan anak (SAPA) serta forum lainya yang ada di kampung turut mendukung kegiatan ini.

“Bersinergi bersama dalam aspek pengorganisasian perempuan dan anak kampung, memperkaya data pilah, serta memantapkan implementasi peraturan KRPPA beserta alokasi pembiayaan KRPPA kampung Masing-masing,” Lanjutnya.

Termasuk keterwakikan perempuan di tubuh pemerintahan dan pastikan seluruh anak mendapatkan pengasuhan dan mendapatkan haknya.

Tidak ada kekerasan anak, memperkerjakan anak di bawah umur, serta perkawinan anak, Tahun 2045 Indonesia akan menghadapi Bonus Demografi ini tantangan untuk daerah bagaimana mempersiapkan anak-anak untuk masa emas tahun 2045 nantinya.

Inilah kenapa perlu peran perempuan sebagai ibu dan sebagai madrasah utama dan membantu proses tumbuh kembang setiap anak, Terakhir ia berharap melalui kegiatan ini kabupaten Berau benar-benar siap dalam menjadi kabupaten yang ramah perempuan dan peduli anak.

“Jadikan ajang ini untuk melahirkan sesuatu yang dapat di implementasikan untuk kemajuan Kabupaten Berau khususnya melahirkan kesetaraan Gender dan memaksimalkan peran wanita dalam pembangunan” Tutupnya(HAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *