banner 1024x768 banner 1024x768

Disdik Kutim Gelar Festival Sepakbola Merdeka Belajar 2022

SANGATTA – Plt Kepala Dinas Pendidikan , Irma Yuwinda pada pembukaan Festival Sepakbola Merdeka Belajar 2022 mengatakan, guna memenuhi kebutuhan bakat non akademik anak didik di sekolah, maka turnamen olahraga seperti sepak bola perlu di lakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, para pelajar diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang utuh dan sesuai dengan karakteristik, kebutuhan serta perkembangan yang ada.

Menurutnya melalui turnamen sepak bola seperti ini, paling tidak dapat di jadikan sebagai salah satu wadah guna mengapresiasi kebutuhan non akademik pelajar yang memiliki minat serta bakat sepak bola disekolahnya.

” Tujuan digelarnya merdeka belajar adalah, untuk menaungi serta mewadahi minat bakat dan talenta-talenta seperti seni dan olahraga, khusus pada hari ini jumat (18/11/2022) Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI gelar Festival Sepak Bola Merdeka Belajar 2022 untuk tingkat pelajar SMP se Kabupaten Kutim” ujarnya.

Tidak hanya terkait dengan akademis yang terus Disdik Kutim galakan khususnya di merdeka belajar,  Irma juga menyebutkan bahwa bidang-bidang lainnya yang non akademis juga ikut digalakkan.

“Terkhusus untuk sepak bola bahkan ada Instruksi Presiden (Inpres) yakni Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepak bolaan. Inilah yang kita jadikan sebagai dasar untuk pelaksanaan kegiatan pada kali ini,” ucap Irma.

Irma menambahkan, kompetisi ini tidak hanya kalah dan menang langsung pulang, namun tetap bertemu dengan tim lainnya yang dikemas dalam pembentukan karakter melalui pemondokan atau asrama, yang dipusatkan di SMAN 2 Sangatta Utara dengan menghadirkan mentor pemain sepak bola tim nasional (Timnas) indonesia, Ismed Sofyan.

“Selain mencari talenta dan bibit atlet sepak bola, kita juga ingin adek-adek mampu memberikan prestasi yang dapat membanggakan orang tua, sekolah dan juga daerahnya. Semoga ada salah satu dari peserta yang mengikuti turnamen ini mampu menjadi atlet handal untuk Kutai Timur seperti kapten Timnas indonesia, Ismed Sofyan,” harapnya.

Irma juga mengajak peserta untuk menggali ilmu yang diberikan oleh Ismed Sofyan. Selain Festival Sepak Bola Merdeka Belajar 2022 kegiatan juga dikemas dengan pelepasan kontingen Porseni PGRI Kutim yang akan berlaga di Porseni PGRI Kaltim di Kabupaten

Sebelumnya Ketua Panitia Festival Sepak Bola Merdeka Belajar 2022, Ilham Gilang yang juga sebagai Kepala Bidang Pendidikan Menengah Pertama di Disdik Kutim, melaporkan bahwa tujuan terselenggaranya festival tersebut adalah mensinergikan beberapa program pemerintah daerah dengan program nasional yakni kurikulum merdeka belajar.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa kurikulum merdeka belajar tidak hanya mengedepankan akademis namun juga mengedepankan non akademis. Artinya bahwa tidak hanya mereka yang berprestasi dalam ilmu pelajaran disekolah saja seperti fisika, matematika dan lain sebagainya yang mendapatkan perhatian. Namun juga anak-anak pelajar yang berprestasi di bidang olahraga serta di bidang seni, selayaknya mereka juga mendapatkan perhatian yang sama,”

DIrinya menerangkan untuk peserta adalah siswa SMP yang berasal dari 18 UPTD Pendidikan se Kabupaten Kutim, sementara yang mengikuti perhelatan yang pertama di tahun 2022 ini sebanyak 13 kecamatan.

“13 kecamatan yang ikut serta dalam Festival Sepak Bola Merdeka Belajar 2022 diantaranya adalah Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Sandaran, Busang, Rantau Pulung, Batu Ampar, Sangkulirang, Kongbeng, Wahau, Kaliorang, Bengalon dan Kecamatan Kaubun,” sebutnya.

Adapun kecamatan yang belum sempat berpartisipasi dalam perhelatan Festival Sepak Bola Merdeka Belajar 2022 tersebut, diantaranya Kecamatan Muara Bengkal, Muara Ancalong, Telen, Long Mesangat dan Karangan.

Sementara untuk jumlah peserta yang telah masuk asrama sebanyak 234 anak (pelajar) beserta dengan manager dan official.

“Untuk pemondokannya ditempatkan di SMAN 2 Sangatta Utara, hal ini dilakukan dengan maksud tidak hanya bermain bola namun anak-anak juga dibekali dengan pembelajaran kedisiplinan dan coaching clinic tentang persepakbolaan,” imbuhnya.

Coaching clinic adalah pembimbingan singkat dalam bentuk pelatihan atau sesi perorangan yang ditujukan untuk penguasaan pengetahuan dan kecakapan di bidang tertentu.

Pelaksanaan Festival Sepak Bola Merdeka Belajar 2022 tingkat pelajar SMP se Kabupaten Kutim tersebut dimulai sejak tanggal 17 November 2022 sampai dengan 22 November 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *