banner 1024x768 banner 1024x768

Dispar Kutim Bekerjasama dengan Studi Kebijakan Nasional Gelar Seminar Hutan Untuk Destinasi Pariwisata

KUTAI TIMUR Salah satu langkah awal dalam mengembangkan hutan sebagai destinasi pariwisata, Pemerintah Kabupaten () melalui Dinas Pariwisata Kutim bekerja sama dengan Studi Kebijakan Nasional menggelar ,” Seminar Hutan Sebagai Destinasi Pariwisata,”. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 (Tiga) hari sejak 12 – 14 November 2022, yang bertempat di Hotel Royal Victoria Sangatta.

Adapun peserta seminar ini berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diantaranya Dinas Lingkungan Hidup, Bapeda, Setkab bagian kerja sama, Setkab bagian Ekonomi serta instasi terkait, termasuk juga dari Pemerintah Kecamatan dan Desa diantaranya Kecamatan Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Selatan, Desa Sangkima Serta Desa Singkama, selain itu juga turut dari HPI Kutai Timur, MASATA Kutai Timur, PT. Kaltim Prima Coal serta Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang ada di sekitar Taman Nasional Kutai.

Sebagai narsumber seminar kali ini adalah Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur Dr.H. Nurullah, M.Pd, Serta Kepala Balai Taman Nasional Kutai, Agussetia Sitepu, S.Hut, M.Si,.

Kepala Dinas Pariwisata Kutim Nurullah, menyampaikan ada tiga zona dalam pembagian pengembangan Pariwisata, yang pertama Zona Sangatta, selanjutnya Zona Muara Wahau, dan yang ketiga Zona Sangkulirang.

“Kesemua Zona ini 30 persen masuk kedalam areal kawasan kehutanan dan ijin investasi perhutanan,” unjar Nurullah.

Sementara itu Kepala Balai Taman Nasional Kutai, Persada Agussetia Sitepu mengharapkan kepada semua pihak bahwa potensi pengembangan Wisata Taman Nasional Kutai untuk perkembangan pengelolaan wisata Taman Nasional Kutai.

“Semoga apa yang dilakukan ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan dapat mengembangkan memajukan Pariwisata Kutai Timur

“Pariwisata Maju Masyarakat Sejahtera” dan “Pariwisata Maju Ekonomi Bangkit,” ucap Agussetia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *