Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan,Bupati Ardiansyah Kick Off Pemeriksaan Pap Smear Gratis

Momen foto bersama

Harianutama.com, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mulai memperluas upaya pencegahan kanker leher rahim melalui layanan pemeriksaan Pap smear gratis bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program tersebut resmi dibuka oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Puskesmas Teluk Lingga, Jalan Yos Sudarso, Sangatta Utara, Jumat (23/10/2026).

Layanan pemeriksaan ini terselenggara atas kolaborasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim dengan BPJS Kesehatan. Pelaksanaannya sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kutim dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 tahun 2026.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman

Bupati Ardiansyah menyebut program tersebut sebagai langkah konkret pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap deteksi dini penyakit serius. Ia menekankan bahwa capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kutai Timur perlu diikuti dengan kemudahan akses layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Menurut Bupati Ardiansyah, pemerintah daerah bersama jajaran tenaga kesehatan harus senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam memberikan pelayanan. Ia juga meminta agar proses administrasi tidak menjadi alasan untuk menunda penanganan medis, khususnya bagi warga yang membutuhkan pertolongan segera.

“Jangan menunggu masyarakat datang meminta bantuan. Jika pelayanan bisa difasilitasi, segera lakukan,” tegasnya.

Bupati Ardiansyah turut menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas dukungan terhadap program tersebut. Penghargaan juga diberikan kepada dokter, perawat, bidan, dan seluruh tenaga kesehatan yang telah berkontribusi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kutai Timur.

Ia berharap program Pap smear gratis dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak hanya menjadi agenda seremonial. Menurutnya, sosialisasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi perlu terus ditingkatkan, termasuk melalui edukasi kepada pelajar perempuan.

“Kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemkab Kutim. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanandan fasilitas kesehatan yang terbaik, sehingga tidak ada lagi kendala bagi masyarakat untuk memperolehlayanan kesehatan,” ujarnya.

Kepala Dinkes Kutim dr. Yuwana Sri Kurniawati saat sambutan

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati, menerangkan bahwa pemeriksaan Pap smear berperan penting dalam mendeteksi perubahan sel pada leher rahim yang berisiko berkembang menjadi kanker. Melalui pemeriksaan sejak dini, pasien yang terindikasi memerlukan penanganan lanjutan dapat segera dirujuk untuk mendapatkan pengobatan sebelum kondisi penyakit semakin parah.

Untuk pelaksanaan tahap pertama, layanan dipusatkan di tiga fasilitas kesehatan, yaitu Puskesmas Teluk Lingga, Puskesmas Sangatta Utara, dan Puskesmas Sangatta Selatan. Berdasarkan data yang disampaikan Yuwana, tercatat sebanyak 303 perempuan telah mendaftarkan diri untuk mengikuti pemeriksaan tersebut.

“Karena keterbatasan kapasitas pelayanan, peserta yang belum terakomodasi akan dijadwalkan pada kesempatan berikutnya,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kutai Timur juga menyiapkan rencana pengembangan program secara bertahap ke 21 puskesmas lainnya. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dari BPJS Kesehatan, Tirta Medika Laboratorium, serta Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kutim. Yuwana berharap perluasan layanan tersebut dapat mendorong lebih banyak perempuan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara berkala.

Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan, dr. Herman Dinata Mihardja, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam memperluas cakupan kepesertaan JKN. Ia mengungkapkan bahwa cakupan kepesertaan JKN di Kutai Timur telah melampaui 100 persen, dengan tingkat keaktifan peserta berada di kisaran 97 persen.

“BPJS Kesehatan berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus meningkatkan angka keaktifan tersebut hingga 100 persen pada 2027,” ujarnya.

Melalui program pemeriksaan Pap smear gratis ini, Pemkab Kutim berharap semakin banyak perempuan memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan melakukan deteksi dini kanker leher rahim. Sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus memperkuat upaya pencegahan kanker di Kutai Timur. (ADV) (9)