banner 1024x768 banner 1024x768

Wakil Bupati Kutai Timur Resmikan Kejuaraan Sepak Takraw PSTI Kutim 2023

Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang, resmi membuka Kejuaraan Sepak Takraw yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kutim 2023, Minggu (5/11/2023).

Kompetisi antar klub ini, yang berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 5 hingga 7 November 2023, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Kudungga, menjadi momen penting dalam upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang olahraga.

Menurut Kasmidi Bulang, kejuaraan ini bukan hanya tentang kompetisi semata, tetapi juga menjadi peluang bagi para atlet untuk terus berkembang, berlatih, dan menunjukkan potensi terbaik mereka.

“Dalam setiap kompetisi, potensi terbaik akan muncul. Kompetisi ini membuka peluang untuk terus berkembang, berlatih, dan menjadi yang terbaik,” ucapnya.

Ia mengapresiasi pertumbuhan bakat-bakat muda di dunia sepak takraw di Kutim dan berharap kompetisi ini akan membantu dalam mengidentifikasi serta memotivasi bakat-bakat di wilayah tersebut.

Dalam konteks alokasi dana untuk olahraga, KB memberikan berita positif. “Saya telah mengalokasikan Rp 60 miliar khusus untuk sektor olahraga. Tahun depan, kita akan memiliki tambahan sumber dana, termasuk di Dispora dan KONI,” tambahnya.

Selain itu, KB berharap bahwa kompetisi semacam ini akan menjadi acara tahunan yang melibatkan berbagai cabang olahraga di Kutim. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dalam pertandingan serta menghargai lawan sebagai aspek kunci dalam berkompetisi.

“Semoga sepak takraw di Kutim terus berkembang, dan para atlet harus tekun berlatih untuk mencapai tingkat kompetisi nasional,” ungkapnya.

Ketua PSTI Kutim, Jepi Darsono, menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan olahraga yang telah diselenggarakan oleh PSTI Kutim sepanjang tahun ini. “Kami telah melakukan berbagai kegiatan sepanjang tahun, termasuk pelatihan wasit dan pelatih. Saat ini, Kutai Timur memiliki 32 wasit dan 42 pelatih yang telah mendapatkan sertifikasi,” ungkap Jepi Darsono.

PSTI Kutim juga telah menggelar coaching clinic yang melibatkan Novrizal, peraih medali emas Asian Games 2018, sebagai upaya terus mengembangkan olahraga ini.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen PSTI Kutim dalam memajukan sepak takraw serta olahraga secara keseluruhan di wilayah Kutai Timur. Kejuaraan ini diikuti oleh 27 klub dari se-Kutim dan menjadi langkah positif untuk memperkuat olahraga lokal. (hu02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *