Pemkab Berau Siap Dukung Rutan Kelas II Tanjung Redeb Untuk Peningkatan Kapasitas dan SDM Warga Binaan

TANJUNG REDEB, HARIAN UTAMA- Pemkab Berau Melalui Asisten I Setkab Berau. M.Hendratno hadiri peringatan hari permasyarakatan ke 59 di Rutan Kelas II Tanjung Redeb, Jalan Murjani II, Kelurahan Karang Ambun. Rabu (03/05/2023).


Rangkaian acara dimulai dengan pertunjukan tari dan penampilan seni musik dari beberapa orang warga binaan Permasyarakatan (WBP).


Asisten I Setkab Berau, M Hendratno berdampingan langsung dengan Kepala Rutan Kelas II Tanjung Redeb, Puang Dirham.


Saat menyampaikan sambutan bupati Berau Sri Juniarsih Mas, M Hendratno menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Berau ia mengucapkan terima kasih, apresiasi, dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap jajaran pemasyarakatan yang telah tulus ikhlas mengabdikan diri untuk daerah, nusa dan bangsa.


“Semoga apa yang telah Bapak, Ibu, saudara lakukan, bernilai ibadah dan kebaikan di sisi Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya.


Dijelaskannya, Pemasyarakatan sebagai lembaga yang mempunyai kewenangan terhadap pelaksanaan sistem pemidanaan yang bersifat imperatif sejak tahap pra-ajudikasi, ajudikasi, hingga pasca-ajudikasi, dituntut untuk mampu mengemban amanat tersebut dengan arif, bijaksana, dan berlaku seadil-adilnya.


“Dalam upaya melaksanakan amanat tersebut, Pemasyarakatan juga harus mampu memberikan pelayanan masyarakat sembari menumbuh-kembangkan sikap aspiratif, transparan, dan responsif terhadap semua situasi dan perubahan yang terjadi pada lingkungan strategis, serta mampu menciptakan harmonisasi terhadap berbagai perbedaan yang terjadi dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan itu sendiri,” ujarnya.


Lebih lanjut, Pada 27 April 1964, sebagai momentum awal, ketika sistem pemasyarakatan ditancapkan sebagai tanda kedaulatan bangsa Indonesia dalam perlakuan terhadap pelanggar hukum yang lebih manusiawi, setelah sebelumnya dilakukan dengan sangat keji oleh bangsa penjajah selama puluhan tahun.


“Untuk itu, Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-59 ini jangan sampai hanya kita jadikan piranti nostalgia untuk mengenang histori romantisme sejarah. Lebih dari itu, peringatan ini harus mampu menjadi spirit-legacy untuk meneruskan semangat juang dan pengabdian para pendahulu, yakni para peletak dasar pemasyarakatan yang telah berperan penting dalam memberangus hegemoni sistem pemasyarakatan usang yang tidak berperikemanusiaan,” Imbuh M Hendratno.


Tentu, dirinya juga berharap kepada seluruh jajaran Rutan Kelas II Tanjung Redeb agar terus menjaga integritas dalam membangun pemasyarakatan serta mampu mentransformasikan energi positif, menciptakan iklim birokrasi yang efektif dan efisien, dan terus menjadi bagian dalam wujud nyata menghadirkan pemerintah yang bekerja di tengah masyarakat.


“Saya juga berharap, saudara-saudara di jajaran Rutan Kelas III B Tanjung Redeb lebih meningkatkan kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan, secara tegas memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari, bekerja profesional dan penuh dedikasi, sembari terus berupaya untuk menjadikan Rutan tetap dalam suasana kondusif, aman, serta tidak melakukan perbuatan yang dapat merusak nama baik institusi,” tandasnya. (*/Rizal/adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *