banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768

Bupati Kutim Resmi Membuka MTQ KE-XVII di Lapangan Heliped

HARIANUTAMA.COM SANGATTA – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, meresmikan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-17 di lapangan Helipad, Kecamatan Sangatta Utara. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Joni, Kakanwil Kemenag Provinsi Kaltim, Asisten 1 Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono, dan para anggota DPRD serta Forkopimda dan OPD setempat.

Poniso Suryo Renggono, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia, melaporkan bahwa MTQ ke-17 ini didanai melalui dana hibah dan menggunakan sembilan lokasi lomba.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyoroti pentingnya MTQ dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran di kalangan generasi muda. Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Kutim telah menambahkan pelajaran membaca Al-Quran dalam kurikulum SD dan SMP, yang akan diimplementasikan mulai tahun ajaran baru.

“Pendidikan membaca Al-Quran menjadi program prioritas kami untuk SD dan SMP. Dinas Pendidikan harus memastikan implementasi program ini,” tegas Ardiansyah.

Ardiansyah juga menekankan bahwa sektor keagamaan merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk membangun masa depan Kutim dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Ia berharap para peserta MTQ dapat berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.

Ketua LPTQ Kutim, Rizali Hadi, menambahkan bahwa tujuan MTQ ke-17 adalah untuk mewujudkan insan qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi tinggi. Rizali juga menyampaikan bahwa MTQ ini diikuti oleh 576 peserta dari 18 kecamatan dan berlangsung selama lima hari.

“MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk membumikan Al-Quran di Kutim. Kami berharap peserta dapat mengikuti acara ini dengan baik, meningkatkan prestasi, pengetahuan, dan pemahaman Al-Quran,” ujar Rizali.

Dengan berlangsungnya MTQ ke-17, diharapkan generasi muda Kutim semakin mencintai dan mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu mengharumkan nama Kutim di berbagai ajang kompetisi tilawatil Quran di tingkat provinsi, nasional, dan internasional. (*/A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *