banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768

Dishub Kutai Timur Luncurkan Program SALUD di TK Pembina Sangatta Utara

Sangatta – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah meluncurkan Program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) dengan tujuan utama meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap peraturan lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan. Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI yang bertujuan memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak.

Kepala Dishub Kutim, Joko Suripto, melalui Kepala Seksi Keselamatan, Awang Juni Astara, menjelaskan bahwa SALUD bertujuan untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini di kalangan anak-anak. Edukasi ini penting untuk membangun disiplin dan pemahaman tentang keselamatan di jalan raya.

Awang Juni Astara menyatakan bahwa tahun ini, sekolah TK Pembina di Kecamatan Sangatta Utara menjadi sasaran pertama untuk program SALUD. Respon dari anak-anak dan guru yang mendampingi sangat positif.

“Kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas bukanlah hal yang instan, tetapi memerlukan proses yang bertahap. Salah satu pendekatan efektif adalah melalui edukasi sejak usia dini untuk menanamkan sikap disiplin dan pemahaman akan pentingnya keselamatan di jalan,” ujar Awang.

Awang menambahkan bahwa tahun ini ada 4 sekolah setingkat PAUD yang akan disasar untuk program SALUD, dengan potensi untuk bertambah seiring dengan permintaan dari beberapa sekolah lainnya.

Norjannah, Kepala Sekolah TK Pembina Sangatta Utara, menyambut baik program SALUD dan memberikan apresiasi kepada Dishub Kutim atas inisiatifnya.

Menurut Norjannah, pendidikan sadar lalu lintas sejak usia dini penting untuk membentuk karakter anak-anak yang peduli akan keselamatan saat bertransportasi. Dia juga mengajukan permohonan kepada Dishub Kutim untuk pemasangan rambu Zona Aman Sekolah (ZOSS) di sekitar TK Pembina sebagai langkah tambahan untuk meningkatkan keselamatan.

Program SALUD ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam budaya berlalu lintas di Kutai Timur, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda menjadi pengguna jalan yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *