banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768

Kejuaraan Sepakbola Kelompok Umur Digelar di Sangatta, Ajang Cari Bibit Unggul

HARIANUTAMA.COM SANGATTA –Kejuaraan sepakbola kelompok umur 10, 11, 12, dan 13 tahun antar tim sekolah sepakbola digelar pada tanggal 1 hingga 2 Juni 2024. Kejuaraan ini diikuti oleh 31 tim yang berasal dari berbagai sekolah sepakbola di Sangatta dan sekitarnya.

Acara ini diselenggarakan oleh kelompok orang tua yang tergabung dalam Organisasi Pencinta Sepak Bola Orang Tua (OPSB). Melalui alokasi pokok-pokok pikiran orang tua, terciptalah kegiatan kejuaraan sepakbola ini. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Swargabara, yang juga dikenal sebagai Tonhol, di Sangatta Utara.

Organisasi Pencinta Sepak Bola Orang Tua (OPSB)

Salmin, perwakilan OPSB, menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mendukung dan berkontribusi dalam terselenggaranya kejuaraan ini.

“Saya berterima kasih kepada seluruh orang tua yang sudah mendukung kegiatan ini dan menggagas ide-ide yang cemerlang,” ujar Salmin saat diwawancarai oleh awak media.

Salmin juga menambahkan bahwa turnamen ini diikuti oleh tim-tim tidak hanya dari Sangatta, tetapi juga dari luar Sangatta, termasuk dari daerah seperti Kaliorang dan Sangkima.

“Yang ikut lomba atau turnamen ini bukan hanya dari Sangatta, ada juga yang dari luar Sangatta, seperti Kaliorang dan Sangkima,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Salmin menjelaskan bahwa tujuan utama dari turnamen ini adalah untuk mencari bibit-bibit pesepakbola sejak dini yang berpotensi untuk jenjang ke tingkat nasional.

“Turnamen ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit dari dini yang nantinya bisa berjenjang ke tingkat nasional. Ini juga menjadi ajang pemilihan bibit untuk mengikuti Piala Milo mewakili Kutai Timur,” jelasnya.

Turnamen ini diharapkan dapat menghasilkan pesepakbola muda berbakat yang dapat mengharumkan nama Kutai Timur di kancah nasional.

Selain itu, Salmin berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi alternatif positif bagi anak-anak untuk mengurangi waktu bermain gawai di rumah.

“Mudah-mudahan ada kegiatan ini untuk bisa mengurangi anak-anak bermain HP di rumah,” harapnya.

Kejuaraan sepakbola ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat hubungan antar sekolah sepakbola dan orang tua, serta untuk mempromosikan pentingnya olahraga sejak usia dini.

Dengan adanya dukungan penuh dari para orang tua, turnamen ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian penting dalam pembinaan sepakbola di Kutai Timur. (**/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *