banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat; Pemkab Berau Bantu 6 Unit Mesin Serut Lidi Sawit

TANJUNG REDEB, HARIAN UTAMA- Pemerintah Kabupaten bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau berikan bantuan 6 unit mesin serutan lidi kepada beberapa warga di kecamatan Biatan, Kelay, Segah dan kecamatan Talisayan yang tergabung dalam Plasma.

Penyerahan mesin serut tersebut dilaksanakan di kantor Diskoperindag Berau, pada Rabu (28/12/2022). , Sri Juniarsih Mas mengatakan, kegiatan ini merupakan serah terima yang dilaksanakan di kantor Diskoperindag yaknj serah terima mesin surut lidi kelapa sawit.

“Sebenarnya lidi kelapa sawit itu adalah merupakan limbah yang tidak berguna, saat ini kita melihat ada peluang pasar disana yang bisa sampai diluar negeri, yang tentu saja kita sebagai kabupaten yang mempunyai kebun sawit seluas 150 ribu hektar kebun sawit yang ada dikabupaten Berau yang tersebar di beberapa kecamatan, ini adalah merupakan peluang yang sangat baik untuk kita tidak boleh lepaskan,” kata Bupati.

Beberapa waktu yang lalu, ini merupakan mimpi dirinya sebelum menjabat bupati.”Ya karena lidi kelapa sawit ini ternyata bukan hanya limbah saja tetapi bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam kerajinan, seperti beberapa waktu lalu ada pengrajin dan informasinya itu bahwa lidi kelapa sawit bisa dimanfaatkan berbagai macam kebutuhan yang bisa di ekspor keluar,” ungkapnya.

“Jika tidak salah itu, Satu kontainer itu 180 juta per kontainer, jadi kalau yang 20cm kita bisa ekspor keluar negeri sedangkan kalau dibawah 20cm kita bisa kirim ke malang, artinya semua sawit ini tidak ada yang terbuang semuanya bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Lanjutnya, Mudah-mudahan dengan penyerahan mesin ini kepada koperasi-koperasi terkait bisa memfungsikan sebaik mungkin dan ini bisa dijadikan badan usaha milik kampung. “Tentu harapan saya ini bisa menjadi sebuah rezeki bagi ibu/bapak di kampung-kampung yang dulunya limbah sawit ini menjadi sampah tetapi sekarang menjadi berkah buat bapak/ibu semuanya.

Mudah-mudahan ini bermanfaat dan tentu saja melalui para pekebun-pekebun sawit ekonomi masyarakat di kampung potensi sawit itu bisa dimaksimalkan ekonominya,” tandas Bupati. (*/Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *