Kutai Timur Hadapi Tantangan Ruang Kelas yang Tak Cukup untuk Peserta Didik SMA

Sangatta – Jumlah peserta didik di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kutai Timur (Kutim) terus mengalami peningkatan setiap tahun, yang berdampak pada kesulitan bagi siswa yang ingin mendaftar.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutim, Jimmy, yang juga merupakan anggota komite pembangunan, berencana untuk mengunjungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) guna meminta perhatian terkait penambahan ruang kelas baru untuk SMA di Kutim.

“Semangat belajar yang tinggi dari para siswa harus didukung dengan infrastruktur yang memadai. Ruang kelas yang terbatas menjadi masalah saat minat siswa untuk belajar terus bertambah,” ungkap Jimmy seusai rapat paripurna ke-9 di gedung DPRD Kutim.

Menurutnya, Disdikbud Kaltim harus bisa memprediksi dan berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk memahami pertumbuhan jumlah siswa di sekolah tersebut yang terus meningkat.

“Ini akan menjadi fokus kami dalam pembangunan infrastruktur ke depan. Sebagai komite pembangunan sekolah SMA, kami akan memperjuangkan hal ini di tingkat provinsi,” jelasnya.

Jimmy juga menegaskan bahwa kebutuhan ini juga berlaku untuk SD dan SMP, namun koordinasi dengan Disdikbud Kutim diharapkan akan lebih lancar.

“Koordinasi dengan Disdikbud Kutim tentu akan lebih mudah. Ini adalah langkah penting untuk memastikan setiap siswa mendapatkan ruang belajar yang memadai untuk mendukung semangat belajar mereka,” pungkasnya. (hu02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *