banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768banner 1024x768

Proses Panjang Perjalanan Air IPA Kabo, Untuk Kebutuhan Masyarakat Kutim

RUMAHKARYABERSAMA.COM, SANGATTA, Proses Panjang Perjalanan Air IPA Kabo, Untuk Kebutuhan Masyarakat – Air merupakan elemen yang sangat penting bagi kebutuhan utama manusia dan juga menjadi satu prasyarat untuk mengukur kualitas hidup manusia. Kualitas hidup yang dimaksud disini yaitu dalam konteks kesehatan.

Pasalnya setiap hari kita tidak bisa lepas dengan penggunaan air bersih. Mulai dari kebutuhan minum, mandi, memasak, mencuci, dan lain sebagainya. Maka dari itu ketersediaan air bersih di sebuah kawasan sangatlah penting guna memenuhi kualitas hidup yang sehat itu sendiri.

Air baku dari Perusahan Umum Daerah (Perumda) berasal dari sumber yang berada-beda mulai dari mata air, sungai, danau ataupun gunung. Air baku ini tidak serta-merta dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam kehidupan sehari-hari.

Namun air baku akan mengalami proses pengolahan terlebih dahulu untuk menjaga kualitas dari air tersebut. Seperti yang dikelola Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua , dalam prosesnya membutuhkan alur yang cukup panjang dengan perhitungan yang sangat terinci demi pelayanan prima bagi masyarakat khususnya Kutai Timur.

Direktur Perumda Air Minum Tirtah Tuah Benua Kutai Timur, Suparjan, ST saat ditemui media rumahkaryabersama.com di lokasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pada Rabu, (14/12/2022) di Jalan Papa Charlie, Kabo Jaya, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, menjelaskan proses jalannya air mulai dari pengambilan air baku hingga lancar sampai ke rumah-rumah masyarakat. Lalu, bagaimana proses yang harus dilalui air yang diolah SPAM Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur Hingga ke rumah kita?

Berikut penjelasan Suparjan, ST, kepada awak media ini. Dalam penyediaan air bersih di SPAM Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur yang berada di Kabo Jaya menggunakan metode pengolahan secara fisika dan kimiawi. Metode ini sering disebut dengan istilah IPA (Instalasi Pengolahan Air).

Awak media diajak berkeliling di kawasan PDAM untuk mendapatkan informasi proses panjang pengolahan air minum di Kutai Timur

“Terdapat 3 unit penting dalam sistem pengolahan air bersih di SPAM IPA Kabo, yaitu Intake Building, Intake building merupakan sebuah bangunan yang berfungsi sebagai tempat pertama kalinya air dari sumber air masuk. Bangunan ini dilengkapi dengan screen bar yang berfungsi untuk menyaring benda-benda asing yang ikut tergenang dalam air. Air yang berada di intake building ini selanjutnya akan masuk ke dalam bak besar yang nantinya akan di pompa ke bangunan selanjutnya, Air yang telah berada di bak besar dalam intake building kemudian di pompa ke Water Treatment Plant (WTP). ” jelas Suparjan.

WTP merupakan bangunan utama pengolahan air bersih, dalam bangunan ini yang membuat air menjadi layak untuk digunakan. Bagian-bagian tersebut yaitu pada proses koagulasi, dilakukan proses destabilisasi partikel koloid/kotoran yang terkandung dalam air. Proses ini dilakukan secara kimia dengan menambahkan zat tawas/pac (aluminium sulfat) atau secara fisika dengan melakukan rapid mixing (pengadukan cepat), dan hidrolis (terjunan atau hydrolic jump).

“Setelah air berada di unit koagulasi, selanjutnya air melalui proses pengadukan perlahan (slow mixing) agar tawas/pac yang tercampur dalam air dapat mengikat partikel kotoran dan membantuk flok yang lebih besar agar nantinya kotoran lebih mudah mengendap. Dalam unit ini, flok yang telah terbentuk (biasanya berbentuk lumpur) akan terpisah dengan air dan secara otomatis akan mengendap didasar bak. Air yang telah terpisah dari lumpur, selanjutnya disaring agar benar-benar bersih. Proses ini dilakukan dengan bantuan gaya grafitasi,” paparnya.

Proses Panjang Perjalanan Air IPA Kabo, Untuk Kebutuhan Masyarakat Kutim

Lebih lanjut, dijelaskannya sebelum didistribusikan dilakukan Reservoir. Air yang telah selesai diolah dimasukkan ke tempat penampungan sementara, reservoir ini terletak di tempat dengan elevasi lebih tinggi daripada tempat-tempat yang menjadi sasaran distribusi. Selanjutnya untuk mendistribusikan air bersih tersebut, digunakan pipa-pipa dengan berbagai macam ukuran hingga air bersih dapat sampai di rumah kita.

“Sumber Air Baku dari SPAM IPA Kabo yaitu air permukaan sungai yang berada di wilayah Desa Swarga Bara. IPA Kabo mempunyai kapasitas 280 liter/detik, dengan kapasitas pengambilan air baku (sungai) hingga 1.140 liter/detik,” imbuhnya.

Untuk memaksimalkan pelayanan, Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur juga menyediakan pembayar tagihan air menjadi lebih mudah dan praktis. Dengan pembayaran online Tirta Tuah Benua Kutai Timur siap melayani pembayaran 24 jam sehari dan 7 hari seminggu yang dapat diakses melalui website https://tirtatuahbenua.id/.  Serta layanan Call Center untuk mendapatkan informasi di nomor telpon (0549) 2027255 dari senin – minggu (setiap hari) Pukul 07.30 – 23.00 Wita. (Rb05R)

Post Views: 32

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *